Cegah Fatal Error! Ini 42 Fungsi PHP Lama yang Wajib Sobat Ganti Sebelum Upgrade ke PHP 8.5
Halo sobat, kembali lagi bersama saya Riyanto. Sebagai orang yang sudah ngulik PHP dan WordPress lebih dari 20 tahun—sejak zaman PHP 4 dan WordPress versi awal—saya sudah menyaksikan berbagai gelombang evolusi bahasa pemograman ini. Kalau sobat sudah lama menggunakan PHP, mungkin sampai saat ini masih ada project, aplikasi backend PHP, atau website klien yang berjalan di PHP 7.4. Memang sampai sekarang aplikasi tersebut masih bisa digunakan dan keliatannya adem-adem saja, tetapi menurut saya sekarang adalah waktu yang sanggat tepat untuk mulai melakukan migrasi ke PHP 8.5.
Pengalaman saya menangani migrasi belasan server Linux skala enterprise dan ratusan site WordPress menunjukkan bahwa menunda upgrade PHP itu ibarat menyimpan bom waktu. PHP 7.4 sudah resmi mencapai end-of-life (EOL) sejak November 2022. Artinya, tidak ada lagi patch keamanan resmi dari core PHP team. Ketika sobat tetap bertahan di PHP 7, aplikasi sobat tidak hanya rentan terhadap celah keamanan, tetapi juga kehilangan lompatan performa yang luar biasa drastis dari JIT (Just-In-Time) compiler, pemakaian memori yang jauh lebih efisien, serta fitur-fitur sintaks modern di PHP 8.0 hingga PHP 8.5 seperti Match Expression, Enums, Readonly Properties, Asymmetric Visibility, hingga Property Hooks. » Read more

